Laporan8.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan perubahan atau reshuffle terhadap beberapa posisi di Kabinet Merah Putih di lima kementerian., Senin (8/9/2025) sore.
Prabowo juga mengganti posisi Menteri Keuangan dari Sri Mulyani ke Purbaya Yudhi Sadewa.
Nama Sri Mulyani belakangan ini sering menjadi perhatian setelah banyaknya penerapan pajak baru yang berlaku.
Pelantikan Purbaya didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 86P Tahun 2025 mengenai Pemecatan dan Pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri Negara Periode Tahun 2024-2029.
Sebelum Sadewa, telah terdapat 29 Menteri Keuangan RI lainnya yang menjabat sepanjang masa pemerintahan Indonesia.
Selain itu, beberapa di antaranya pernah menjabat sebanyak dua kali atau lebih.
Mereka ialah Alexander Andries Maramis, Sjafruddin Prawiranegara, Jusuf Wibisono, Soemitro Djojohadikusumo, serta Sri Mulyani Indrawati.
Lalu, siapa saja Menteri Keuangan Indonesia sepanjang sejarah?
Daftar lengkap Menteri Keuangan Republik Indonesia sepanjang masa
Dilansir dari dokumen Kementerian Keuangan, berikut adalah daftar lengkap Menteri Keuangan setiap tahunnya:
1. Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih (8 September 2025 – saat ini).
2. Sri Mulyani Indrawati
– Menteri Keuangan Kabinet Kerja dan Kabinet Merah Putih (27 Juli 2016 – 19 September 2025)
– Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu I (07 Desember 2005 – 20 Mei 2010)
3. Bambang P. S. Brodjonegoro, Menteri Keuangan Kabinet Reformasi Pembangunan (27 Oktober 2014 hingga 27 Juli 2016)
4. Muhammad Chatib Basri, Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu II (21 Mei 2013 – 20 Oktober 2014)
5. Agus DW Martowardojo, Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu II (20 Mei 2010 – 18 April 2013)
6. Jusuf Anwar, Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu I (24 Oktober 2004 – 7 Juli 2005)
7. Boediono, Menteri Keuangan Kabinet Gotong Royong (09 Agustus 2001 – 20 Oktober 2004)
8. Rizal Ramli, Menteri Keuangan Kabinet Persatuan Nasional (12 Juni 2001 – 9 Agustus 2001)
9. Prijadi Praptosuhardjo, Menteri Keuangan Kabinet Persatuan Nasional (23 Agustus 2000 hingga 12 Juni 2001)
10. Bambang Sudibyo, Menteri Keuangan Kabinet Persatuan Nasional (23 Oktober 1999 – 23 Agustus 2000)
11. Bambang Subianto, Menteri Keuangan Kabinet Reformasi Pembangunan (23 Mei 1998 – 20 Oktober 1999)
12. Fuad Bawazier, Menteri Keuangan Kabinet Pembangunan VII (16 Maret 1998 – 21 Mei 1998)
13. Mar’ie Muhammad, Menteri Keuangan Kabinet Pembangunan VI (17 Maret 1993 hingga 16 Maret 1998)
14. Johannes Baptista Sumarlin, Menteri Keuangan Kabinet Pembangunan V (21 Maret 1988 – 17 Maret 1993)
15. Radius Prawiro, Menteri Keuangan Kabinet Pembangunan IV (19 Maret 1983 – 21 Maret 1988)
16. Ali Wardhana, Menteri Keuangan Kabinet Pembangunan I, II, III (6 Juni 1968 – 31 Maret 1983)
17. Frans Seda, Menteri Keuangan Kabinet Ampera (25 Juli 1966 – 6 Juni 1968)
18. Soemarno (1963-1966)
– Wakil Menteri Pertama/Koordinator Keuangan Sementara Kabinet Kerja IV (23 November 1963 hingga 27 Agustus 1964)
– Menteri Koordinator Bidang Keuangan Kabinet Dwikora I, II, III (27 Agustus 1964 – 25 Juli 1966)
19. R.M. Notohamiprodjo, Menteri Keuangan Kabinet Kerja II dan III (1 Juli 1960 – 13 November 1963)
20. Djuanda Kartawidjaja, Menteri Keuangan Kabinet Kerja I dan II (10 Juli 1959 – 1 Juli 1960)
21. Soetikno Slamet, Menteri Keuangan Kabinet Djuanda/Karya (9 April 1957 – 10 Juli 1959)
22. Jusuf Wibisono
– Menteri Keuangan Kabinet Ali Sastroamidjojo II (24 Maret 1956 – 9 April 1957)
– Menteri Keuangan Kabinet Sukiman-Suwirjo (27 April 1951 – 3 April 1952)
23. Soemitro Djojohadikusumo
– Menteri Keuangan Kabinet Burhanuddin Harahap (12 Agustus 1955 hingga 24 Maret 1956)
– Menteri Keuangan Kabinet Wilopo – Prawoto (3 April 1952 – 30 Juli 1953)
24. Ong Eng Die (Wang Yong Li), Menteri Keuangan Kabinet Ali Sastroamidjojo I (30 Juli 1953 – 12 Agustus 1955)
25. Sjafruddin Prawiranegara
– Menteri Keuangan Kabinet Republik Indonesia Serikat (6 September 1950 – 20 Desember 1949)
– Kabinet Natsir (6 September 1950 hingga 20 Maret 1951)
– Menteri Keuangan Kabinet Sjahrir III (2 Oktober 1946 hingga 3 Juli 1947)
26. Lukman Hakim (1948-1950)
– Menteri Keuangan Kabinet Darurat [Pemerintahan Darurat Republik Indonesia/PDRI] (19 Desember 1948 – 13 Juli 1949)
– Kabinet Hatta II (4 Agustus 1949 hingga 14 Desember 1949)
– Kabinet Susanto (20 Desember 1949 hingga 21 Januari 1950)
– Kabinet Halim (21 Januari 1950 hingga 6 September 1950)
27. Alexander Andries Maramis
– Menteri Keuangan Kabinet Amir Sjarifuddin I dan II (3 Juli 1947 hingga 29 Januari 1948), Kabinet Hatta I (29 Januari 1948 sampai 19 Desember 1948)
– Menteri Keuangan Kabinet Presidensial (2 September 1945 – 14 November 1945)
28. RM Pandji Soerachman Tjokroadisoerjo, Menteri Keuangan Kabinet Sjahrir I dan II (5 Desember 1945 – 2 Oktober 1946)
29. Soenarjo Kolopaking, Menteri Keuangan Kabinet Sjahrir I (14 November 1945 – 5 Desember 1945)
30. Samsi Sastrawidagda, Menteri Keuangan Kabinet Presidensial (19 Agustus 1945 hingga 2 September 1945).
Berikut adalah daftar lengkap Menteri Keuangan Indonesia sepanjang masa beserta kabinet pemerintahannya.
Reshuffle lima menteri
Sebelumnya, pelantikan serta perubahan susunan kabinet menteri telah diumumkan oleh Mensesneg Prasetyo Hadi.
“Yang kedua, berdasarkan berbagai masukan dan evaluasi yang terus-menerus dilakukan oleh Bapak Presiden, maka pada sore hari ini Bapak Presiden juga memutuskan untuk mengubah susunan Kabinet Merah Putih di beberapa jabatan,” ujar Prasetyo, Senin.
Berikut lima kementerian tersebut, yaitu Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan yang dipimpin oleh Budi Gunawan, Kementerian Keuangan yang dijabat oleh Sri Mulyani, serta Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
Kemudian, Kementerian Koperasi yang dipimpin oleh Budi Arie Setiadi, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dijabat oleh Dito Ariotedjo.
“Di antaranya yang pertama adalah Kemenko Polkam, kedua Kementerian Keuangan, ketiga Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, keempat Kementerian Koperasi, dan kelima Kementerian Pemuda dan Olahraga,” katanya.
Di sisi lain, Prabowo akan melantik Menteri Haji dan Umrah yang mengalami perubahan nama dari BP Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah.
“Satu adalah Kementerian yang baru, sedangkan lima adalah Kementerian yang mengalami perubahan susunan pejabat. Oleh karena itu, pada sore hari ini akan dilakukan pelantikan di Istana Negara,” tegas Prasetyo.







