Home / NASIONAL / Jauh dari Asta Cita, LPI Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri!

Jauh dari Asta Cita, LPI Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri!

Jakarta, Laporan8 – Aksi unjuk rasa masyarakat semakin meluas di sejumlah daerah, tidak hanya melakukan demonstrasi, massa aksi kini sudah sangat meresah karena telah melakukan fadalisme dengan merusak dan membakar fasilitas umum, hal ini menuai pro kontra ditengah masyarakat.

Direktur Bidang Kajian Strategi Politik Lingkar Pemuda Indonesia (LPI) Jazzy Mahardika menyatakan, bahwa aksi unjuk rasa yang terjadi hingga saat ini sudah diluar nalar dan dirasa sangat berlebihan, Jazzy menduga ada dalang intelektual dibalik aksi unjuk rasa yang berujung adanya korban jiwa hingga aksi vandalisme.

“Kemarahan rakyat ini awalnya spontan, rakyat menilai kebajikan pemerintah saat ini masih kurang tepat, terutama bagi kelas menengah, lalu rakyat dipertontonkan dengan prilaku sejumlah anggota dewan yang di nilai emang kurang pantas ya. tapi sangat disayangkan saksinya jadi berujung vandalisme, ini pasti diseting, tidak mungkin warga biasa yang melakukan” ujarnya

Ditambah dengan ada sikap represif yang dilakukan oleh oknum dari pihak kepolisian hingga mengakibatkan adanya korban jiwa, inilah yang menjadi puncak dari meluasnya aksi unjuk rasa di berapa daerah hingga kini.

” segala bentuk kekerasan yang dilakukan petugas kepolisian tidak dibenarkan, apa lagi ada korban jiwa, hal ini bisa berdampak terhadap kredibilitas presiden Prabowo, sebagai panglima tinggi negara,” paparnya.

Adapun LPI kata Jazzy, menilai bahwa kinerja Polri dalam lima tahun terakhir banyak memicu kegaduhan. Bahkan sampai hal-hal kecil hingga menyentuh level masyarakat, dan menurutnya hal ini adalah PR Presiden untuk segera melakukan reformasi didalam institusi Polri, termasuk mengganti Kapolri, jika tidak segera dilakukan akan mengganggu lajunya pemerintahan saat ini.

“harus dievaluasi dan memang sudah waktunya presiden prabowo mencopot Kapolri, sudah terlalu lama juga dan harus ada regenerasi di tubuh Polri, regormasi di tubuh polri penting, agar paradigma negatif masyarakat berkurang,” tegasnya.

Sementara itu menurutnya, kehadiran Prabowo ke rumah duka korban yang meninggal dunia akibat tindak kekerasan yang oknum petugas kepolisian adalah sikap patriot yang dimiliki oleh Prabowo, hal ini menunjukkan respon kepedulian seorang pemimpin negara terhadap rakyatnya.

“Kehadiran presiden prabowo ke rumah duka menurut saya sudah tepat, menunjukan sikap kesatria sejati, Beliau dengan cepat datang ke rumah duka (Affan Kurniawan), dan ini bukan semata mata mencari simpatik publik, tapi bentuk kepedulian seorang pemimpin negara terhadap rakyatnya” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo sempat memberikan keterangan resmi, mengaku kecewa atas apa yang dilakukan oleh okum petugas Polisi yang melindas korban dengan menggunakan kendaraaan taktis.

Terkait hal tersebut LPI ( Lingkar Pemuda Indonesia ) memberikan berapa rekomendasi kepada presiden Prabowo untuk melakukan Reformasi ditubuh Polri

• Segera mengganti Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri

• Pastikan siapa pun yang menjabat sebagai Kapolri mendatang harus bersih dari kepentingan politik agar dapat fokus menjalankan tugas sesuai dengan undang undang yang berlaku.

• Menempatkan posisi lembaga kepolisian agar memiliki integritas tinggi serta mampu mengayomi dan melayani masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsinya.

• Mengevaluasi ulang tugas dan fungsi kepolisian agar tidak power of abuse (kekuasaan yang berlebihan)

• Evaluasi anggaran untuk oprasinal Polri

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *