Home / Uncategorized / Akhirnya Terungkap! Alasan Sri Mulyani Mundur dari Jabatan Menteri Keuangan

Akhirnya Terungkap! Alasan Sri Mulyani Mundur dari Jabatan Menteri Keuangan

Laporan8.comBeberapa menteri dalam Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran diubah. Salah satu menteri yang dipecat adalah Sri Mulyani. Menteri Keuangan kini dijabat oleh Purbaya Yudhi Sadewa.

Perubahan menteri ini menimbulkan kegaduhan. Hal tersebut dikarenakan terkesan mendadak dan tidak terdengar adanya perencanaan. Namun, perubahan menteri merupakan kewenangan presiden.

Tugas utama seorang menteri di Indonesia ialah memimpin dan mengatur departemennya agar dapat mendukung Presiden dalam menjalankan pemerintahan negara, yang mencakup penyusunan dan pengambilan kebijakan, pengelolaan aset negara, serta pengawasan dalam wilayah tugasnya.

Menteri secara langsung bertanggung jawab kepada Presiden dan menjalankan tugas-tugas khusus sesuai dengan peraturan undang-undang serta petunjuk Presiden, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 mengenai Kementerian Negara.

Salah satu perubahan yang paling menonjol adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Maka pertanyaan yang sering diajukan oleh banyak orang kini telah terjawab, yaitu alasan Presiden Prabowo Subianto melakukan perubahan tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

Ditanya mengenai alasan Sri Mulyani diganti, Prasetyo Hadi menegaskan tentang hak prerogatif presiden.

“Tidak berarti mundur, bukan dipecat. Bapak Presiden selaku kepala negara dan pemerintahan tentu kita semua memahami bahwa beliau memiliki hak prerogatif, sehingga atas evaluasi beliau memutuskan untuk melakukan perubahan susunan,” ujar Prasetyo Hadi.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai alasan perubahan Sri Mulyani, Prasetyo Hadi tidak memberikan penjelasan yang rinci.

“Ada banyak pertimbangan. Itu kan presiden,” katanya.

Ia meminta masyarakat untuk menghargai keputusan Presiden Prabowo.

Ia juga meminta para awak media untuk tidak mengangkat isu mengenai pengunduran diri Sri Mulyani.

“Mengapa tidak mundur atau tidak? Dengan nama Allah, apa yang menjadi keputusan presiden, kita doakan bersama. Semoga keputusan itu membawa manfaat bagi kita semua,” katanya.

Prasetyo Hadi juga menegaskan bahwa perubahan kabinet kali ini merupakan bagian dari penilaian menyeluruh yang dilakukan oleh Presiden.

“Tidak ada waktu tertentu karena alasan yang sangat khusus. Semua ini merupakan bagian dari evaluasinya secara menyeluruh,” katanya.

Purbaya Yudhi Sadewa

Mengenal tokoh Purbaya Yudhi Sadewa, menteri keuangan yang baru saja dilantik oleh Prabowo Subianto. Yudhi Sadewa secara resmi mengambil alih posisi Sri Mulyani. Diketahui Purbaya Yudhi Sadewa bukan sosok biasa dalam dunia ekonomi.

Ia adalah salah satu ekonom terkenal di Indonesia. Berdasarkan berbagai sumber, diketahui bahwa Purbaya adalah seorang ekonom dan insinyur yang berasal dari Bogor, Jawa Barat.

Laki-laki yang lahir pada 7 Juli 1964, saat ini berusia 61 tahun, adalah lulusan Institut Teknologi Bandung (Ir.) dan Universitas Purdue.

Ya Purbaya meraih gelar Sarjana dari program Studi Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB), kemudian memperoleh gelar Master of Science (MSc) dan gelar Doktor dalam bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.

Jejak Karier Purbaya

Purbaya pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 58/M Tahun 2020 yang ditetapkan pada 3 September 2020.

Sebelum menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya pernah menjabat dalam pemerintahan hingga menjadi Kadin, yaitu:

  1. Wakil Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Mei 2018-September 2020).
  2. Staf Khusus di Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Maritim (Juli 2016 – Mei 2018).
  3. Staf Khusus Ekonomi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Kementerian

    Koordinator Departemen Politik, Hukum, dan Keamanan (November 2015 hingga Juli 2016).

  4. Wakil III Bidang Pengelolaan Isu Strategis, Staf Presiden Republik Indonesia (April 2015 – September 2015).
  5. Staf Khusus di Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Perekonomian, Kementerian Koordinator Perekonomian (2010-2014).
  6. Anggota Komite Ekonomi Nasional (2010-2014)
  7. Wakil Ketua Tim Penanganan dan Penyelesaian Masalah (Debottlenecking), yang lebih dikenal sebagai “Pokja IV”, berada di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Juni 2016-hingga kini).
  8. Anggota Komite Nasional Kamar Perdagangan dan Industri (2016-hingga kini) serta anggota Forum Ekonomi Indonesia (2015-hingga sekarang).

Sebelum terjun di pemerintahan:

  1. Purbawa memulai kariernya sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA (1989-1994).
  2. Ekonom Senior di Danareksa Research Institute (Oktober 2000 hingga Juli 2005).
  3. Kepala Eksekutif PT Danareksa Securities (April 2006-Oktober 2008).
  4. Kepala Ekonom dari Institute Penelitian Danareksa (Juli 2005-Maret 2013).
  5. Anggota Komite Direksi PT Danareksa (Persero) (Maret 2013-April 2015).

5 Menteri Resmi Diganti

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan perubahan susunan kabinet atau reshuffle pada Senin (8/9/2025).

Perubahan susunan menteri dalam kabinet pemerintahan oleh seorang pemimpin negara, seperti Presiden, dikenal dengan istilah reshuffle kabinet.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebutkan bahwa terdapat lima jabatan yang diubah. Di antaranya yaitu Menteri Keuangan, Menteri Koperasi, Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Menteri Koordinator Politik dan Keamanan.

“Berbagai perkembangan masukan dan evaluasi yang terus-menerus dilakukan oleh presiden, maka pada sore hari ini presiden memutuskan untuk mengubah susunan kabinet merah putih di beberapa jabatan Kementerian,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Selain itu, terdapat seorang pejabat yang akan dilantik untuk mengisi posisi di kementerian baru, yaitu Kementerian Haji.

“Sejalan dengan pembahasan oleh DPR mengenai rancangan undang-undang haji, maka pemerintah dan bapak presiden telah menandatangani pembentukan Kementerian Haji dan Umrah serta bapak presiden juga telah menandatangani Keputusan Presiden mengenai pengangkatan menteri dan wakil menteri yang akan menjabat di Kementerian Haji dan Umrah,” ujarnya.

Prasetyo menyebutkan bahwa pelantikan pejabat baru direncanakan akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada sore hari ini.

“Yang rencananya akan diadakan pelantikan pada sore hari ini,” katanya.

“Enam Kementerian yang tadi kami sebutkan, 1 di antaranya merupakan Kementerian yang baru dan 5 lainnya mengalami perubahan susunan pejabat. Oleh karena itu, pada sore hari ini akan dilakukan pelantikan di Istana Negara,” tambahnya.

  1. Menteri Keuangan Sri Mulyani
  2. Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi
  3. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo
  4. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding
  5. Menteri Koordinator Urusan Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Budi Gunawan

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *